Infeksi Mulut Bisa Bikin Bau

infeksi mulut menyebabkan bau mulutJangan sepelekan infeksi apapun di mulut. Jangan pula berasumsi bahwa infeksi itu bisa sembuh dengan sendirinya. Salah-salah, buntutnya panjang. Infeksi gusi (radang gusi) dan jaringan penyang ga gigi, jika tidak segera ditangani, bisa menghasilkan bau mulut (halitosis).

Hal itu disampaikan dr Bagus Soebadi SpM MHPEd di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FK UA (Universitas Airlangga). Menurut dia, infeksi tersebut merupakan salah satu faktor yang membuat kita sering mengalami bau mulut. ”Sejatinya infeksi menimbulkan peradangan yang jadi sarang kuman dan bakteri,” katanya Menurut Bagus, sejatinya dalam mulut kita terdapat jenis bakteri anaerob atau bakteri yang tidak membutuhkan oksigen. ”Inilah bakteri yang berbahaya,” tegasnya.

Karena tidak membutuhkan oksigen, ia bisa hidup di mana saja. Jika proses menggosok gigi tidak dilakukan dengan benar, bakteri itu terus bersarang dan menyebarkan bau busuk. Bila kuman dan bakteri tersebut bercampur dengan sisa makanan di mulut, bisa terjadi halitosis yang buruk. Bagus menjelaskan, sisa makanan atau protein di mulut bila berinteraksi dengan bakteri anaerob akan menghasilkan gas sulfur. ”Gas sulfur itulah yang jadi sumber bau busuk,” katanya.

Selain infeksi yang terjadi di mulut, halitosis bisa disebabkan penyakit dari dalam tubuh manusia. Misalnya, sinusitis, paru-paru, dan infeksi saluran pencernaan. Menurut Bagus, infeksi yang terjadi pada organ tubuh tersebut juga menjadi rumah bagi kuman dan bakteri. Bahkan, sisa-sisa bakteri yang telah mati pun ada di sana. ”Bakteri dan kuman itu akan menghasilkan bau busuk,” tuturnya.

Karena organ tersebut saling berhubungan dengan rongga mulut, gas sulfur yang berbau dari organ tubuh itu dikeluarkan tidak hanya lewat hidung, tapi juga mulut. Hal sama bisa dialami oleh mereka yang sakit lambung atau asam lambung tinggi. Gas dan zat asam dari organ pencernaan tersebut bisa dikeluarkan melalui mulut.

Itulah yang diakui wakil direktur Pelayanan Medis RSGM tersebut sebagai sumber dari dalam penyebab bau busuk di mulut. Selain sumber dari dalam tubuh, ada sumber dari luar, yakni makanan. Tanpa disadari, makanan yang dianggap enak seperti durian, petai, dan bawang putih menjadi donatur halitosis. ”Makanan ini memiliki bau yang tajam,” jelasnya. Akibat bau tersebut, ditambah lagi kurangnya kebersihan mulut, tak heran saat ngobrol akan tercium aroma tidak sedap.

Untuk itu, Bagus menyarankan agar membersihkan gigi dan mulut, tidak sekadar menggosok. Tidak perlu terlalu keras menggosok. Asalkan cermat membersihkan gigi hingga ke sela-sela gigi dan lidah, kuman dan penyebab halitosis lenyap.

Nectura Untuk Mengatasi Bau Mulut dan Infeksi Mulut

Nectura adalah antioksidan tingkat tinggi yang dibuat khusus untuk membantu regenerasi sel sel tubuh yang rusak karena oksidasi. Dalam masalah infeksi, Nectura juga dapat membantu mempercepat penyembuhan. Semakin banyak terjadi oksidasi dalam tubuh kita, semakin banyak sel tubuh yang rusak, semakin mudah kita mengalami bau mulut. Sel tubuh yang rusak karena oksidasi perlu selalu diimbangi dengan antioksidan secara terus menerus.

Mengapa Nectura Juice?

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memakan sedikit buah dan sayuran yang mengandung antioksidan, memiliki resiko besar untuk terserang penyakit kanker, jantung, Alzheimer, artritis, katarak, diabetes, ginjal, penuaan dini, dan kebutaan.

Nectura Juice adalah jus dengan kandungan antioksidan sangat tinggi, aman dikonsumsi bahkan oleh anak-anak dan ibu hamil, berkualitas, asli buatan USA.

Kami menjual Nectura jus harga murah, original, herbal, tanpa efek samping, lokasi Surabaya, bisa kirim ke Jakarta, Semarang, dan melayani seluruh Indonesia.

Harga terbaru Jus Nectura kemasan terbaru, per bulan Juli 2017 adalah Rp 1.100.000 per botol.

Untuk order Nectura Juice cukup dengan SMS/WA ke 081 2323 9038.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *