Stroke Harus Cepat Ditangani

Penanganan stroke di Rumah Sakit Surabaya Adi Husada
Stroke harus segera ditangani
STROKE atau gangguan pembuluh darah otak akut sampai saat ini masih menjadi masalah dalam bidang kesehatan dan mempunyai kecenderungan makin meningkat. Penderita stroke kini banyak dijumpai pada kelompok usia paruh baya. Namun, kini terdapat cenderungan terjadi pada usia lebih muda, yaitu kelompok yang relatif masih produktif. Angka kejadian stroke terkait dengan faktor dasar seperti ras, geografis, lingkungan dan kondisi kejiwaan (stres). Sebagai contoh kejadian krisis moneter (1997-1998) diduga menyebabkan peningkatan stroke pada usia 41–50 tahun.

Stroke terdiri atas dua jenis. Pertama, stroke perdarahan, yaitu, timbulnya darah dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah. Jumlah darah dan lokasinya sangat menentukan kegawatan kasus dengan tindakan penyelamatan hidup adalah dengan cara operasi.

Jenis stroke kedua adalah stroke ischaemik, yaitu, tersumbatnya pembuluh darah otak akibat thrombus atau emboli yang menimbulkan kematian jaringan otak dalam waktu singkat. Tindakan penyelamatan stroke ischaemik dengan melancarkan kembali aliran darah yang tersumbat di otak. Sedangkan tindakan cepat bertujuan untuk menghilangkan sumbatan. Hal itu sangat menentukan kualitas hidup penderita dan mengurangi kecacatan akibat stroke.

“Stroke sifatnya emergency, harus segera ditangani sejak keluhan pertama dengan gejala PSK (pelo, sulit diperintah, kelumpuhan). Penanganan pada 3-4 jam pertama sangat menentukan kesembuhan pasien agar bisa kembali sedia kala,” kata dr Candy Lawrencz SpS, MMKes,QIA. Salah satu rumah sakit yang memiliki respons cepat kasus stroke adalah RS Adi Husada (RSAH) Undaan Wetan Surabaya. Rumah sakit swasta yang setara kelas A ini memiliki UGD Stroke yang dilengkapi dengan peralatan untuk pelayanan stroke.

Belajar dari pengalaman yaitu sejak 1994 dijumpai banyak penderita stroke tidak terselamatkan karena kurangnya pelayananan cepat penderita stroke perdarahan. Maka, pada 2007 RSAH Undaan Wetan Surabaya mencanangkan model Pelayanan Stroke Terpadu (PST). PST merupakan upaya peningkatan kualitas hidup penderita stroke melalui suatu sistem penanganan diagnosis dan terapi cepat untuk penderita stroke ischemik baru. Dengan demikian, penanganan stroke menggunakan PST bisa meningkatkan kualitas harapan hidup penderita.

Penanganan PST di RSAH dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, pre-hospital. Pada tahap ini, ketika pasien mengalami keluhan di rumah atau di kantor, tim PST akan langsung datang ke tempat kejadian. Kemudian mengantar pasien ke UGD dengan ambulan.

Di dalam perjalananpun apabila memungkinkan dilakukan tindakan maka akan dilakukan pertolongan. Karena dalam ambulan pun si pasien ditemani oleh dokter.

Tahapan kedua, hospital. Sampai di UGD pasien mendapatkan pemeriksaan menyeluruh terdiri atas pemeriksaan mulai laboratorium, CT-scan, hingga mendapatkan hasil diagnosis yang akan menjadi acuan tindakan selanjutnya. Yaitu, apakah si pasien mengalami sumbatan pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah otak yang berarti terjadi pendarahan otak. Waktu yang dibutuhkan untuk mendiagnosis maksimal 1-2 jam untuk segera dilakukan tindakan.

Tahap ketiga, post hospital. Tahap itu adalah rehabilitasi medis. Menurut dr Anasthasia Tri S. SpkFR (spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi) penanganan pasien setelah tahap hospital adalah tindakan yang dilakukan untuk memfungsikan kembali otot yang mengalami kecacatan pasca-stroke.

Fasilitas rehabilitasi medis di RS Adi Husada Undaan pasca-hospital adalah fisioterapi, terapi wicara, dan hidroterapi. Terapi dengan media air tersebut bermanfaat untuk latihan keseimbangan dan berjalan di dalam kolam air. Dalam tahap itu ada beberapa tujuan. Yaitu, mencegah kecacatan permanen dan meminimalkan kecacatan. Apabila si pasien memiliki kerusakan fungsi yang luas maka minimal tujuan yang dicapai adalah memfungsikan kembali bagian saraf yang bisa diperbaiki. Jika keluarga atau kerabat mengalami stroke, dapat langsung kontak hotline stroke RSAH (031) 535-5555. Tindakan harus segera dilakukan karena penanganan pasien stroke berpacu dengan waktu.

Untuk mencegah stroke, minumlah minuman antioksidan tingkat tinggi Nectura. Dengan minum Nectura setiap hari, risiko stroke dapat dikurangi sampai 80%. Selain itu Nectura juga membantu mempercepat pada masa penyembuhan.

Sumber : Harian Jawapos

Mengapa Nectura Juice?

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memakan sedikit buah dan sayuran yang mengandung antioksidan, memiliki resiko besar untuk terserang penyakit kanker, jantung, Alzheimer, artritis, katarak, diabetes, ginjal, penuaan dini, dan kebutaan.

Nectura Juice adalah jus dengan kandungan antioksidan sangat tinggi, aman dikonsumsi bahkan oleh anak-anak dan ibu hamil, berkualitas, asli buatan USA.

Kami menjual Nectura jus harga murah, original, herbal, tanpa efek samping, lokasi Surabaya, bisa kirim ke Jakarta, Semarang, dan melayani seluruh Indonesia.

Harga terbaru Jus Nectura kemasan terbaru, per bulan Juli 2017 adalah Rp 1.100.000 per botol.

Untuk order Nectura Juice cukup dengan SMS/WA ke 081 2323 9038.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *