8 Langkah Menurunkan Risiko Gagal Ginjal Kronis

menurunkan risiko gagal ginjal kronisPenyakit ginjal dapat terjadi dari kebiasaan yang telah dilakukan sejak lama yang sekilas tampaknya tidak menimbulkan masalah secara langsung. Tetapi kebiasaan yang buruk dapat berakibat fatal apabila berlangsung lama dan menumpuk pada hari tua. Untuk menghindari resiko gagal ginjal, ikuti 8 langkah dibawah ini agar ginjal anda tetap sehat di usia lanjut.

Tetaplah menjaga tubuh tetap aktif dan bugar
Kontrol kadar gula darah
Hindari konsumsi jangka panjang obat yang dijual bebas
Monitor tekanan darah
Konsumsi makanan sehat dengan mengurangi garam dan menaga berat badan.
Tidak merokok
Lakukan pemeriksaan fungsi ginjal jika memiliki satu atau lebih risiko tinggi, misalnya diabete melitus, hipertensi, kegemukan, dan ada keluarga yang menderita penyakit ginjal.
Cukupi kebutuhan cairan

Dengan melakukan delapan kebiasaan diatas, risiko terekena gagal ginjal kronis akan menurun secara drastis.
Gagal ginjal juga dapat diturunkan risikonya dengan meminum secara rutin minuman antioksidan Nectura juice. Dengan minum Nectura setiap hari, maka sel-sel tubuh yang rusak akibat oksidasi yang terjadi akan selalu ter-regenerasi.

Mengenali Resiko Potensial Gagal Ginjal Kronis (GGK)

mengenali risiko gagal ginjal kronis (GGK)Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap Kamis pekan kedua, Maret (jatuh pada tanggal 13 Maret 2014). Tidak hanya laku-laki, perempuanpun memiliki resiko gagal ginjal kronis.

MEMANG, risiko perempuan untuk menderita gagal ginjal kronis (GGK) sama besar dengan laki-laki. Sebagai ilustrasi, angka penderita GGK perempuan yang menjalani hemodialisis (cuci darah) di RSUD dr Soetomo Sura ba ya cukup tinggi. Bahkan, terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2011, ada 444 pasien. Dua tahun kemudian (2013), jumlah nya menjadi 485 pasien.

Kepala Instalasi Hemodialisis RSUD dr Soetomo dr Pranawa SpPD-KGH mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Terlebih perempuan. Pranawa menyatakan, peran perempuan sangat penting dalam keluarga. Baik sebagai ibu maupun istri.

Bisa dibayangkan ketika seorang ibu menderita GGK dan harus menjalani hemo di alisis seumur hidup. Cuci darah minimal dilakukan dua kali dalam seminggu. Sekali melakukan hemodialisis akan menghabiskan waktu sekitar 4–5 jam. Tentu peran ibu dalam mengasuh dan mendidik anak terganggu. Belum lagi pengaruh terhadap psikologis keluarga.

Dokter Nunuk Mardiana SpPDKGH menambahkan, pada perempuan usia produktif, itu jelas akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Karir pun bisa jadi terhambat. Tidak hanya itu, risiko terkena GGK terhadap perempuan juga sejatinya tinggi. Salah satunya berkaitan dengan risiko perempuan mengalami infeksi saluran kencing (ISK). Sebab, uretra (saluran kencing) perempuan lebih pendek jika dibandingkan dengan laki-laki.

mengenali risiko gagal ginjal kronisNunuk menyebut, 80 persen perempuan selama hidupnya pernah mengalami ISK. Terutama pada masa seksual aktif. Hanya, ISK yang diderita bersifat sederhana dan bisa disembuhkan. Tetapi, bila infeksi berulang, dibutuhkan evaluasi lebih lanjut. ’’Apakah ada batu atau kelainan lain pada anatomis. Atau, ada diabetes,’’ sebutnya.

Karena itu, berbagai upaya bisa dilakukan untuk pencegahan. Diantaranya, mencari tahu apakah berisiko mengalami GGK. Misalnya, melakukan screening berkala. ’’Termasuk potensi diabetes, hipertensi, atau faktor risiko lainnya,’’ jelas konsultan ginjal hipertensi tersebut. Jika memang ada risiko mengalami gangguan ginjal, pencegahan dengan pola hidup sehat semestinya segera dilakukan. Misalnya, menjalani delapan langkah menurunkan risiko GGK. ’’Jangan lupa, cukupi kebutuhan cairan dengan rutin mengonsumsi air putih sekitar 1,5 sampai 2 liter per hari,’’ ujarnya. Nunuk menambahkan agar seseorang tidak me melihara kebiasaan menahan kencing. Sebab, itu bisa meni ngkatkan risiko terkena infeksi saluran kencing. Jika diabaikan, bisa berujung pada gangguan ginjal.

Sumber : Jawapos 13 Maret 2014

Nectura baik untuk mencegah maupun mengobati ginjal. Dengan meminum nectura juice dua kali sehari hanya dengan dosis satu sendok makan per kali minum, akan menjaga tubuh tetap sehat dan segar. Jangan lupa minum air sebanyak dua liter sehari untuk menjaga ginjal tetap sehat.