Gratia Natalia Situmorang Mengidap Tumor Otak – Berbagi Cerita

tumor otak, mencegah tumor otak, operasi tumor otak, key hole surgery, tumor otak pada anak, obat tumor otak, gejala tumor otak, ciri-ciri tumor otakKONDISI tersebut bermula sejak tiga bulan sebelum operasi. Gadis kecil berambut pendek itu mengeluh kepalanya sering “berdenyut” pusing. Kondisi itu, ungkap dia, datang mendadak dan tidak berlangsung lama. Gratia sering merasa pusing sepulang sekolah. Orangtuanya (Menantin Situmorang dan istri) menganggap hal itu terjadi karena Gratia mengalami kelelahan.

“Kami nggak pernah berpikir yang aneh-aneh. Kami hanya mengira dia lelah belajar dan berkegiatan di sekolah,” ungkap laki-laki 40 tahun tersebut.

Karena hampir setiap hari Gratia mengeluh, Situmorang mulai curiga.

Dia memeriksakan anaknya yang kelahiran Surabaya, 25 Desember 2004, itu ke rumah sakit terdekat. Hasilnya sangat mengejutkan. Terdapat tumor di otak Gratia. Hati orang tua mana yang tidak down mendengar kabar buruk tersebut. Meski sedih, orang tua bertekad kuat untuk mengobatkan Gratia secepatnya. “Saya sebagai orang tua nggak mau berlama-lama. Dia harus segera mendapat pe ngobatan,” tegasnya.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, Gratia masuk rumah sakit dan keesokannya menjalani operasi. Gratia merupakan salah seorang pasien tumor otak yang men jalani operasi dengan metode key hole surgery. Operasi selama empat jam itu berhasil mengangkat tumor di kepala Gratia. Tidak menunggu lama, tiga hari sesudah operasi, Gratia diperbolehkan pulang.

“Sudah nggak terasa pusing. Saya senang,” ungkap siswa kelas 4 SD Mutiara Bunda 2, Sidoarjo, tersebut.

Dr Agus Chairul Anab SpBS, salah seorang dokter yang menangani Gratia, menjelaskan, terdapat tumor berukuran 2,5 x 2,5 cm di bagian kanan otak Gratia. Untungnya, tumor itu tergolong tumor jinak sehingga penanganannya lebih simpel jika dibandingkan dengan penanganan kanker (tumor ganas).

Spesifikasinya, tumor Gratia terletak di bagian dasar otak yang bernama suprasellar. Tumor tersebut menekan saraf penglihatannya. Selain pusing, Gratia mengalami gangguan penglihatan. Bukan rabun, namun gangguan penglihatan horizontal. Pada orang normal, lapang pandang horizontal sebesar 180 derajat. Namun, pada Gratia, lapang pandang tersebut menjadi terbatas atau kurang dari 180 derajat. Ibaratnya memakai kacamata kuda.

“Gratia mengalami gejala itu. Hanya, dia masih anak-anak. Jadi, dia kurang peka dan belum bisa menceritakan gejala awal tersebut,” jelas alumnus FK Unair Surabaya yang biasa disapa ACA sesuai dengan kodenya saat menempuh pendidikan spesialis itu.

Saat ditemui di National Hospital Surabaya, ACA menambahkan, sayatan yang diperlukan untuk mengambil tumor Gratia sepanjang 3 cm dan sedalam 2 cm. Terletak persis di atas alis kanan Gratia. “Tumor itu menekan saraf penglihatan mata kanan Gratia,” imbuhnya. Luka pascaoperasi akan cepat kering. Diprediksi, fase penyembuhan hanya lima hari. Kemudian, Gratia bisa kembali beraktivitas dan belajar di sekolah. Sebagai perawatan, dia perlu menjalani MRI (magnetic resonance imaging) setahun sekali. Kontrol ke dokter juga diperlukan. Meski telah berhasil diangkat total, masih ada peluang tumor balik lagi. “Peluang selalu ada, meski kecil. Tapi, kami selalu berharap tumor tersebut enyah untuk selamanya,” tegasnya.

Untuk Mencegah dan Menyembuhkan Tumor Otak

Tumor otak dapat menimpa siapa saja termasuk anak kecil. Untuk menjaga kesehatan dibutuhkan asupan antioksidan yang tinggi untuk tubuh. Kekurangan antioksidan dapat menimbulkan kerusakan pada berbagai bagian jaringan tubuh. Sel tubuh yang rusak karena oksidasi menyebakan timbulnya bermacam-macam penyakit kronis dan degeneratif. Sel yang normal dapat mengalami kerusakan maupun mutasi. Sel tumor maupun kanker adalah hasil dari pertumbuhan sel yang tidak wajar (bermutasi).

Nectura merupakan minuman kesehatan yang sangat baik dan ampuh untuk mencegah maupun mengobati tumor otak maupun kanker.

Macam-Macam Kanker

macam kanker pada pria dan wanita
Kanker merupakan penyakit yang sangat ganas serta sangat berbahaya. Sebab penyakit ini dapat berkembang serta bergerak dengan sangat cepat.
Jadi, ada baiknya bagi anda untuk mengenal lebih dalam terntang berbagai macam penyakit kanker yang dapat menyerang banyak fungsi organ pada tubuh kita.
Berikut ini adalah beberapa nama dari jenis penyakit kanker serta gejala-gejalanya yang mungkin tidak asing lagi bagi kita semua:

Kanker Otak
Kanker otak adalah kanker yang terdapat di dalam otak manusia.
Gejala Kanker Otak : pusing secara terus menerus di pagi hari, epilepsi, tubuh menjadi lemah, mati rasa pada tangan dan kaki, sulit berjalan, sering sekali mengantuk, penglihatan menjadi kabur, hilang sebagian ingatan, sulit berbicara.

Kanker Mulut
Kanker yang muncul pada bagian mulut, umumnya muncul pada bagian bawah lidah seperti sariawan yang membesar dan tak sembuh-sembuh.
Gejala: sariawan di mulut, lidah maupun gusi yang tidak sembuh-sembuh malahan semakin parah.

Kanker tenggorokan
Kanker yang tumbuh pada bagian tenggorokan.
Gejala: batuk yang terjadi secara terus menerus, suara menjadi parau serta serak, susah untuk menelan makanan.

Kanker paru-paru
Kanker yang tumbuh pada bagian paru-paru manusia, umumnya terjadi karena kebiasaan merokok.
Gejala: batuk-batuk, dahak bercampur darah, dada terasa sakit.

Kanker payudara
Kanker yang menyerang pada wanita dan juga dapat menyerang pada pria.
Gejala: benjolan pada bagian sekitar payudara, penebalan kulit di bagian payudara, perubahan bentuk, payudara terasa gatal, kulit menjadi kemerahan pada bagian payudara, payudara terasa sakit.

Kanker Saluran Pencernaan
Kanker ini biasanya menyerang usus serta lambung.
Gejala: tinja bercampur dengan darah, perut terasa tidak enak, ada benjolan pada bagian perut, rasa sakit dan nyeri setelah makan, berat badan menurun tiba-tiba.

Kanker rahim
Kanker yang menyerang wanita, umumnya terdapat pada wilayah rahim.
Gejala: pendaraahan pada saat mens yang terlalu banyak, rasa sakit yang luar biasa pada bagian rahim atau bawah perut.

Kanker kolon
Kanker yang umumnya terjadi pada bagian kolon atau usus besar. Umumnya karena jarang konsumsi serat.
Gejala: perdarahan pada rektum, tinja bercampur darah, diare yang terus menerus atau bahkan sulit sekali untuk buang air besar.

Kanker kandung kemih
Kanker yang muncul pada bagian kandung kemih. Dapat mempengaruhi volume dari air seni.
Gejala: urin bercampur darah, terasa sakit serta perih saat buang air kecil, terkadang sulit dan ada kasus yang justru sering sekali buang air kecil, wilayah kandung kemih terasa sakit dan panas.

Kanker prostat
Kanker yang sering terjadi pada pria baik muda maupun usia lanjut. Namun mayoritas sering terjadi pada pria lanjut usia.
Gejala: sakit saat buang air kecil, buang air tidak lancar, rasa sakit seperti kram pada pinggang, penis dan paha atas.

Kanker Testis
Hampir sama dengan prostat, namun prostat terjadi pada kelenjar prostat, sedangkan kanker testis menyerang testis.
Gejala: ada benjolan pada daerah testis, kantung testis berubah ukuran menjadi lebih besar, rasa sakit bagian bawah perut.

Kanker Limfoma
Kanker Limfoma adalah kanker yang muncul di dalam limfosit atau kelenjar getah benging dari sistem kekebalan tubuh dan muncul sebagai tumor pada sel-sel limfoid.
Gejala: terkadang tidak ada gejala yang spesifik, namun umumnya ada semacam benjolan pada kelenjar getah bening pada bagian leher yang terasa sakit jika di sentuh.

Leukemia
Disebut juga kanker darah. Kanker ini disebabkan adanya peningkatan sel-sel darah putih baik dalam darah maupun sumsm tulang.
Gejala: pucat, lemah, cepat lelah, penurunan berat badan, mudah infeksi, mudah sekali terluka, rasa sakit pada bagian tulang serta persendian, sering mimisan tanpa sebab.

Kanker Kulit
Kanker yang terjadi karena paparan sinar ultra violet yang berlebihan.
Gejala: benjolan pada kulit seperti kutil, sering infeksi dan lama untuk sembuh, bintik serta bercak pada kulit yang berubah warna dan ukurannya, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit.