Perokok Berpotensi Terkena Kanker Payudara

perokok, kanker payudara, nectura, penyembuhan kanker, cegah kanker, anti kanker, kena kanker, cara sembuh kanker
KANKER payudara jadi momok bagi para perempuan. Kalau tidak ditangani dengan tepat, penyakit tersebut berpotensi merenggut nyawa.
Kanker tersebut umumnya memang menyerang perempuan. Meskipun ada juga pria yang terserang. Namun, perbandingannya adalah 1:1.000.
Data statistik menyebutkan, mayoritas perempuan yang menderita kanker tersebut berusia di atas 50 tahun. Kendati demikian, tak tertutup kemungkinan bagi perempuan usia belia terserang kanker payudara.

Biasanya, faktor genetik yang jadi penyebab utamanya. Mereka yang menjalankan gaya hidup tidak sehat, seperti banyak meminum alkohol dan merokok, sangat berpotensi mengalami kanker payudara diban dingkan dengan yang selalu menjaga gaya hidup sehat.
Teknik pengobatan modern memang menyediakan banyak cara untuk mengobati kanker itu. Namun, tentunya pengobatan tersebut membutuhkan biaya besar dan berisiko. Jadi, daripada mengonsumsi obat yang mengandung bahan kimia, lebih baik mengonsumsi Nectura.
Nectura banyak mengandung zat antioksidan dan antikanker yang berkhasiat dalam mengobati penyakit ganas seperti kanker payudara.
Nectura memiliki antioksidan yang sangat tinggi dibanding minuman antioksidan yang lain. Kandungan GE-132 dalam Nectura meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Nectura mengandung nutrisi, mineral dan vitamin yang punya banyak manfaat, seperti antihemoroid, antidiare, dan penghambat sel kanker serta tumor.
Mengonsumsi Nectura secara teratur akan menghindarkan Anda dari serangan tumor.

Macam-Macam Kanker

macam kanker pada pria dan wanita
Kanker merupakan penyakit yang sangat ganas serta sangat berbahaya. Sebab penyakit ini dapat berkembang serta bergerak dengan sangat cepat.
Jadi, ada baiknya bagi anda untuk mengenal lebih dalam terntang berbagai macam penyakit kanker yang dapat menyerang banyak fungsi organ pada tubuh kita.
Berikut ini adalah beberapa nama dari jenis penyakit kanker serta gejala-gejalanya yang mungkin tidak asing lagi bagi kita semua:

Kanker Otak
Kanker otak adalah kanker yang terdapat di dalam otak manusia.
Gejala Kanker Otak : pusing secara terus menerus di pagi hari, epilepsi, tubuh menjadi lemah, mati rasa pada tangan dan kaki, sulit berjalan, sering sekali mengantuk, penglihatan menjadi kabur, hilang sebagian ingatan, sulit berbicara.

Kanker Mulut
Kanker yang muncul pada bagian mulut, umumnya muncul pada bagian bawah lidah seperti sariawan yang membesar dan tak sembuh-sembuh.
Gejala: sariawan di mulut, lidah maupun gusi yang tidak sembuh-sembuh malahan semakin parah.

Kanker tenggorokan
Kanker yang tumbuh pada bagian tenggorokan.
Gejala: batuk yang terjadi secara terus menerus, suara menjadi parau serta serak, susah untuk menelan makanan.

Kanker paru-paru
Kanker yang tumbuh pada bagian paru-paru manusia, umumnya terjadi karena kebiasaan merokok.
Gejala: batuk-batuk, dahak bercampur darah, dada terasa sakit.

Kanker payudara
Kanker yang menyerang pada wanita dan juga dapat menyerang pada pria.
Gejala: benjolan pada bagian sekitar payudara, penebalan kulit di bagian payudara, perubahan bentuk, payudara terasa gatal, kulit menjadi kemerahan pada bagian payudara, payudara terasa sakit.

Kanker Saluran Pencernaan
Kanker ini biasanya menyerang usus serta lambung.
Gejala: tinja bercampur dengan darah, perut terasa tidak enak, ada benjolan pada bagian perut, rasa sakit dan nyeri setelah makan, berat badan menurun tiba-tiba.

Kanker rahim
Kanker yang menyerang wanita, umumnya terdapat pada wilayah rahim.
Gejala: pendaraahan pada saat mens yang terlalu banyak, rasa sakit yang luar biasa pada bagian rahim atau bawah perut.

Kanker kolon
Kanker yang umumnya terjadi pada bagian kolon atau usus besar. Umumnya karena jarang konsumsi serat.
Gejala: perdarahan pada rektum, tinja bercampur darah, diare yang terus menerus atau bahkan sulit sekali untuk buang air besar.

Kanker kandung kemih
Kanker yang muncul pada bagian kandung kemih. Dapat mempengaruhi volume dari air seni.
Gejala: urin bercampur darah, terasa sakit serta perih saat buang air kecil, terkadang sulit dan ada kasus yang justru sering sekali buang air kecil, wilayah kandung kemih terasa sakit dan panas.

Kanker prostat
Kanker yang sering terjadi pada pria baik muda maupun usia lanjut. Namun mayoritas sering terjadi pada pria lanjut usia.
Gejala: sakit saat buang air kecil, buang air tidak lancar, rasa sakit seperti kram pada pinggang, penis dan paha atas.

Kanker Testis
Hampir sama dengan prostat, namun prostat terjadi pada kelenjar prostat, sedangkan kanker testis menyerang testis.
Gejala: ada benjolan pada daerah testis, kantung testis berubah ukuran menjadi lebih besar, rasa sakit bagian bawah perut.

Kanker Limfoma
Kanker Limfoma adalah kanker yang muncul di dalam limfosit atau kelenjar getah benging dari sistem kekebalan tubuh dan muncul sebagai tumor pada sel-sel limfoid.
Gejala: terkadang tidak ada gejala yang spesifik, namun umumnya ada semacam benjolan pada kelenjar getah bening pada bagian leher yang terasa sakit jika di sentuh.

Leukemia
Disebut juga kanker darah. Kanker ini disebabkan adanya peningkatan sel-sel darah putih baik dalam darah maupun sumsm tulang.
Gejala: pucat, lemah, cepat lelah, penurunan berat badan, mudah infeksi, mudah sekali terluka, rasa sakit pada bagian tulang serta persendian, sering mimisan tanpa sebab.

Kanker Kulit
Kanker yang terjadi karena paparan sinar ultra violet yang berlebihan.
Gejala: benjolan pada kulit seperti kutil, sering infeksi dan lama untuk sembuh, bintik serta bercak pada kulit yang berubah warna dan ukurannya, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit.

Gejala, Tanda, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang berkembang dari sel-sel payudara. Sebuah tumor ganas dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh. Kanker payudara adalah kanker yang paling umum terjadi pada wanita di seluruh dunia. 18,2% dari semua kematian akibat kanker di seluruh dunia, termasuk laki-laki dan perempuan, berasal dari kanker payudara.

Kanker Payudara
Kanker Payudara

Apa saja tanda dan gejala kanker payudara?

Gejala hanya dapat dirasakan oleh pasien, seperti sakit kepala atau nyeri. Tandanya dapat dideteksi, misalnya, ruam atau pembengkakan.

Gejala awal kanker payudara biasanya berupa benjolan atau menebalnya suatu area dari jaringan di payudara. Mayoritas benjolan bukanlah kanker, tapi bagaimanapun juga, untuk lebih meyakinkan, Anda harus diperiksa oleh perawatan kesehatan profesional.

Berikut ini tanda-tanda awal kemungkinan kanker payudara. Bila Anda mendeteksi salah satu dari tanda-tanda atau gejala berikut, segera hubungi dokter.

  • Sebuah benjolan di payudara
  • Rasa sakit di ketiak atau payudara yang tampaknya tidak terkait dengan periode menstruasi wanita
  • Pitting atau kemerahan pada kulit payudara, seperti kulit jeruk
  • Sebuah ruam di sekitar (atau) salah satu puting
  • Pembengkakan (benjolan) di salah satu ketiak
  • Menebalnya suatu jaringan di payudara
  • Putting ada nanah, kadang-kadang mengandung darah
  • Perubahan penampilan putting (cekung atau terbalik)
  • Berubahnya ukuran atau bentuk payudara
  • Kulit putting atau kulit payudara mulai mengelupas, baik dalam skala besar atau serpihan

Apakah penyebab dari kanker payudara?

Para ahli tidak yakin apa yang menyebabkan kanker payudara. Sulit untuk mengatakan mengapa ada orang yang mengidap penyakit sementara yang lain tidak. Kita tahu bahwa beberapa faktor risiko dapat berdampak pada kemungkinan seorang wanita terkena kanker payudara.

  • Umur merupakan salah satu faktor resiko. Semakin tua seorang wanita, semakin tinggi resikonya terkena kanker payudara. Lebih dari 80% dari semua kanker payudara wanita terjadi di antara wanita berusia 50 tahun atau setelah menopause.
  • Faktor genetika. Wanita yang memiliki kerabat dekat yang memiliki kanker payudara atau kanker ovarium lebih mungkin terkena kanker payudara. Sebagian besar kanker payudara yang terjadi, tidak bersifat turun-temurun.
  • Wanita yang membawa gen BRCA1 dan BRCA2 memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dan / atau kanker ovarium. Gen ini bisa diwariskan. TP53, gen lain, juga dikaitkan dengan risiko lebih besar kanker payudara.
  • Riwayat kanker payudara. Wanita yang pernah menderita kanker payudara, bahkan non-invasif kanker, lebih mungkin untuk menderita penyakit ini lagi, dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki riwayat penyakit.
  • Jaringan payudara yang padat. Wanita dengan jaringan payudara lebih padat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara.
  • Estrogen esposure. Wanita mengalami masa menstruasi lebih cepat atau memasuki masa menopause lebih lambat dari biasanya, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Hal ini karena tubuh mereka telah terkena estrogen lebih lama. Paparan estrogen dimulai ketika menstruasi dimulai, dan menurun secara dramatis selama menopause.
  • Obesitas. Obesitas pasca-menopause dan wanita dengan kelebihan berat badan memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Para ahli mengatakan bahwa ada tingkat yang lebih tinggi dari estrogen pada wanita menopause obesitas, yang mungkin menjadi penyebab risiko yang lebih tinggi.
  • Tinggi badan. Wanita dengan tinggi badan lebih dari rata-rata, memiliki kemungkinan sedikit lebih besar terkena kanker payudara. Para ahli tidak yakin mengapa.
  • Konsumsi alkohol. Wanita yang minum alkohol, semakin tinggi resikonya terkena kanker payudara.
  • Paparan radiasi. Menjalani X-ray dan CT scan dapat meningkatkan risiko seorang wanita terkena kanker payudara.
  • HRT (Hormone Replacement Therapy). Terapi HRT dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.
  • Pekerjaan tertentu. Peneliti Perancis menemukan bahwa wanita yang bekerja pada malam hari sebelum kehamilan pertama memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Pilihan pengobatan utama untuk kanker payudara

  • Terapi radiasi (radioterapi)
  • Operasi
  • Terapi biologi (terapi obat yang ditargetkan)
  • Terapi Hormon
  • Kemoterapi

Pencegahan kanker payudara

  • Perubahan gaya hidup dapat membantu secara signifikan untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.
  • Kurangi/menghindari konsumsi alkohol.
  • Latihan fisik secara teratur, 5 kali dalam seminggu.
  • Diet sehat dan seimbang diet.
  • Membatasi terapi hormon dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara.
  • Berat badan yang sehat.
  • Untuk wanita yang berisiko sangat tinggi terkena kanker payudara, operasi pencegahan adalah pilihan yang mungkin dilakukan.
  • Lakukan pemeriksaan payudara secara berkala.

Apa Itu GERMANIUM ORGANIC (GE-132)

Germanium Organic merupakan salah satu penemuan terbesar dalam pengobatan kanker. Germanium Organic adalah zat pengubah Respon-Biologis yang dapat mengaktifkan tubuh untuk mengubah tanggapan terhadap tumor, sehingga bermanfaat untuk terapi.

Germanium Organic tidak secara langsung menyerang sel-sel kanker. Sebaliknya, merangsang sistem kekebalan tubuh alami, sehingga sangat efektif dalam pengobatan kanker serta penyakit degeneratif lainnya.

  1. Meningkatkan kadar O2. Germanium membawa oksigen melalui membran sel-sel, sehingga menolong melawan penyakit akibat kekurangan oksigen.
  2. Meningkatnya Oksigen di dalam darah riset Dr. Otto Warburg peraih NOBEL membuktikan bahwa sel-sel kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan Kaya Oksigen
  3. Mengubah Respons biologis terhadap tumor dan kanker
  4. Meremajakan Sel-Sel, sehingga meremajakan organ organ
  5. Meningkatkan Sistem kekebalan tubuh dengan memperbaiki dan memulihkan fungsi dari T Sel. B Limfosit. Dan aktivitas NK Sel (Natural Kiiller Sell).

Germanium mengatasi Kanker Payudara. Germanium merupakan salah satu bahan yang terkandung dalam Nectura Juice.

Kesaksian Ibu Bertha Evianty (47 tahun) – Kanker Payudara

kesaksian nectura, sembuh dari kanker payudara
kesaksian nectura, sembuh dari kanker payudara

Berikut ini adalah kesaksian oleh Ibu Bertha Evianty, yang menderita kanker payudara.

Saya menderita kanker payudara sejak 2 tahun yang lalu dimana hasil diagnosa Rumah Sakit Darmais menyatakan bahwa ada tumor ganas sebesar 20,3 mm yang harus segera diangkat. Saya mengalami rasa sakit yang luar biasa sampai-sampai aktivitas kerja saya jadi terganggu.

Saya sudah mencoba minum segala macam obat-obatan herbal, tapi rasa sakitnya masih belum bisa hilang.

Kemudian saya mencoba minum Nectura

Baru mencoba minum 1x 20ml, besoknya rasa sakit itu berkurang, dan sekarang saya mengkonsumsi Nectura sebagai terapi pengobatan saya.