Daftar Makanan Sehat Untuk Jantung

makanan sehat untuk jantungPada jaman sekarang ini, jantung yang sehat semakin lama semakin sulit dimiliki karena adanya pola hidup dan pola makan di masyarakat yang cenderung semakin tidak sehat, apalagi apabila anda hidup di negara-negara industri. Menjaga jantung agar tetap sehat menjadi sangat penting saat ini. Untuk menjaga jantung agar tetap sehat, tidak cukup hanya dengan berolah raga, tetapi perlu juga memperhatikan pola makan.

Inilah daftar makanan yang baik untuk jantung.

Sayuran Hijau

Selada, bayam, lobak, pok choy, fenugreek dan rata-rata sayuran berdaun lainya dapat mengurangi resiko sakit jantug dan kanker. Kandungan pada sayuran ini antara lain asam folat, magnesium, kalsium, kalium dan mineral yang semuanya baik untuk jantung. Konsumsilah sayuran berdaun setiap hari, dengan demikian resiko terkena serangan jantung akan menurun drastis.

Oat

Oat mengandung beta glucan yaitu serat yang mudah larut dalam tubuh yang dapat menurunkan kolesterol terutama LDL dalam tubuh. Oat adalah pilihan yang baik sekali untuk sarapan. Selain mengenyangkan, juga memberi energi untuk tubuh.

Tomat

Tomat bergungsi untuk membersihkan darah. Merupakan buah yang menjadi sumber vitamin. Tomat sebaiknya dikonsumsi saat masih segar.

Apel

Apel sebaiknya dikonsumsi setiap hari untuk mencegah terjadinya pembekuan darah. Pembekuan darah dalam tubuh dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya serangan jantung.

Gandum Murni

Gandum mengandung serat alami, vitamin E, zat besi, magnesium dan antioksidan.

Kedelai (protein)

Kedelai merupakan sumber protein yang baik dan dapat dipakai sebagai makanan pengganti daging merah, karena daging merah mempunyai lemak yang tinggi (meningkatkan kolesterol jahat dan lemak jenuh) yang tidak baik untuk jantung.

Minyak Zaitun

Minyak Zaitun adalah minyak yang sehat untuk jantung, dapat menurunkan LDL apabila dikonsumsi secara rutin. Minyak zaitun dengan jenis Extra Virgin lebih banyak mengandung polifenol dibandingkan dengan jenis lainnya.

Anggur Merah

Anggur merah mengandung flavanoid dan antioksidan yang disebut dengan resvaratrol. Mengkonsumsi anggur merah dapat menyehatkan jantung, akan tetapi harus diingat untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Kacang Almond

Almond mengandung zat besi, magnesium dan juga vitamin B17 dan vitamin E. Almond merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk tubuh.

Cokelat (Chocolate, Coklat)

Pilihlah cokelat yang mengandung kadar cocoa yang tinggi dan rendah lemak. Cokelat hitam atau dark chocolate merupakan pilihan yang baik. Mengkonsumsi sekitar 150 kalori cokelat yang mengandung 60 persen kandungan cocoa bisa menjadi bagian diet sehat untuk para penderita penyakit jantung.

Menjaga agar jantung tetap sehat juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi Nectura setiap hari. Dengan minum 1 sendok makan Nectura, 2 kali sehari maka cukup untuk memenuhi kebutuhan antioksidan yang diperlukan untuk tubuh.

Jantung Koroner – Gejala, Dampak dan Solusinya

Jantung koroner sakit jantung dampak gejala dan solusinya
Penyebab penyakit jantung koroner adalah karena saluran atau arteri darah yang menuju ke organ jantung mengalami penyempitan yang diakibatkan oleh adanya timbunan plak pada dindiing salurah darah.

Hal seperti umumnya disebut dengan istilah aterosklerosis. Timbunan plak yang berada di dinding arteri darah menahan laju aliran darah yang akan menuju ke jantung.

Hal seperti ini akan mengakibatkan, aliran darah yang seharusnya memasok oksigen ke organ jantung menjadi terhambat. Tentu saja ini membuat kebutuhan tubuh akan oksigen menjadi tidak dapat terpenuhi dengan baik. Dan bila arteri darah tersebut benar-benar tertutup oleh plak secara menyeluruh, maka akan terjadilah serangan jantung.

Tingkat keparahan dari kondisi jantung sangat tergantung pada banyak tidaknya timbunan plak yang ada para arteri darah yang menuju ke organ jantung.

Beberapa gejala yang umumnya terjadi ketika seseorang mengalami jantung kororner, adalah sesek pada bagian dada, rasa ketakutan atau kecemasan yang tak wajar, serta nafas menjadi pendek-pendek.

Dampak buruk yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner pada tekanan darah, adalah apa yang disebut dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Timbunan plak yang terakumulasi pada pembuluh darah membuat salauran darah menjadi menyempit sehingga akan menghambat kelancaran sirkulasi darah dalam tubuh kita.

Terapi pengobatan yang umumnya diberikan untuk mengatasi hal seperti ini adalah, obat yang dapat menurunkan tekanan darah serta menurunkan kinerja organ jantung yang bekerja terlalu berat serta ditambah dengan obat yang dapat melancarkan sirkulasi darah.

Selain itu, dampak yang lainnya yaitu pengidap jantung koroner akan mengalami detak jantung yang tidak teratur yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan aritmia. Detak jantung pengidap jantung koroner dapat meningkat secara tiba-tiba serta dapat juga menurun secara tiba-tiba.

Pada stadium yang parah, hal seperti ini bisa saja menyebabkan si pengidap menjadi kehilangan kesadaran dan bahakan bisa menyebabkan kematian. Gangguan pada detak jantung ini bisa saja terjadi kapanpun serta merupakan sebuah tanda peringatan dari penyakit jantung koroner.

Tentang ritme detak jantung tersebut, terdiri dari beberapa klasifikasi, meliputi:

  • Detak jantung yang cepat atau disebut juga dengan sinus tachycardia.
  • Detak jantung yang lambat atau disebut sinus bradycardia.
  • Detak jantung yang cepat serta tidak beraturan pada bagian bawah jantung atau disebut ventricular tachycardia.
  • Getaran pada bagian atas jantung yang disebut dengan atrial fibrillation.

Selain itu, penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada organ-organ tubuh lainnya. Umumnya organ tubuh yang sering mendapatkan dampak yang paling buruk yang diakibatkan oleh adanya kerusakan pada organ jantung adalah organ ginjal serta liver.

Padahal, organ ginjal serta liver, merupakan organ tubuh yang sangat vital bagi tubuh manusia. Sebab, ginjal memiliki fungsi sebagai saringan pembuangan dari darah. Demikian juga dengan organ liver yang memiliki fungsi untuk menyaring semua racun-racun yang terdapat pada darah kita.

Jika kedua organ yang sangat vital ini tidak dapat lagi secara normal, maka hal ini akan sangat berakibat buruk bagi kesehatan kita. Sebab dengan adanya kerusakan pada kedua organ tersebut bisa menyebabkan munculnya kekacauan dalam tubuh manusia.

Jika tubuh kita, kita ibaratkan sebagai sebuah negara, serta organ-organ vital yang ada di dalam tubuh kita kita ibaratkan sebagai pemimpin, maka seperti negara yang semua pemimpinnya mengalami kelumpuhan sehingga tidak mampu menjalankan semua tugasnya dengan baik, maka hal yang sangat pasti adalah negara itu akan menjadi kacau dan ikut-ikutan lumpuh. Begitu juga dengan tubuh kita, jika semua sistem yang ada di dalam tubuh kita mengalami kerusakan.

Solusi Penyakit Jantung Koroner

Untuk terhindar dari serangan jantung, salah satu saran terbaik adalah dengan mengkonsumsi antioksidan dengan kadar yang tinggi. Antioksidan tingkat tinggi bisa didapatkan melalui minuman Juice Nectura. Antioksidan membantu proses regenarasi sel yang rusak akibat proses oksidasi yang terjadi pada tubuh manusia. Selain itu Nectura Juice juga memperlancar aliran darah serta meningkatkan kadar oksigen dalan darah sehingga dengan efektif dapat mengikis timbunan plak yang terjadi pada dinding pembuluh darah.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan hanya minum 1-2 sendok Nectura Juice saja setiap hari sudah cukup untuk asupan nutrisi dan antioksidan yang diperlukan tubuh. Nectura Juice, suplemen herbal terbaik yang sangat disarankan untuk dikonsumsi di masa ini.

Hati-Hati Sakit Jantung Bisa Serang Usia Muda

makanan berkolesterol tinggi
Kolesterol Tinggi Memicu Serangan Jantung

BIASANYA kaum muda belum terlalu khawatir terhadap kolesterol tinggi. Mungkin karena masih merasa muda, maka seseorang tak peduli
dengan makanan yang diasup. Padahal, tanpa disadari makanan itu banyak mengandung kalori dan lemak tinggi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Akibatnya, risiko penyakit jantung dan stroke bisa menyerang pada usia muda. Hal itu disebabkan penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol jahat dalam darah. Jantung jadi kesulitan memompa darah, ditandai dengan gejala rasa sakit dan berat di tengah dada, napas pendek, rasa sakit pada rahang atau lengan, mulas, mual, muntah dan berkeringat, berlanjut ke gejala serangan jantung mendadak. Bila penyumbatan terjadi di otak, maka yang diderita adalah stroke
dan bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Ramuan herbal bawang putih, lemon, jahe, dan fermentasi apel sangat ampuh menggelontor kolesterol jahat serta membersihkan
penyumbatan plak pembuluh darah. Buah lemon, bawang putih, dan fermentasi apel (apple vinegar) memberikan efek flushing (mengikis) terhadap penyumbatan dan pengapuran. Jahe memiliki efek antikoagulan yang mampu mencegah penggumpalan darah, melancarkan sirkulasi darah, dan mampu menyerap kolesterol dalam darah dan hati. Bahkan, ramuan tersebut sangat baik untuk meningkatkan vitalitas.

Ramuan herbal tradisional ini sangat disarankan bagi yang pernah terkena penyakit jantung koroner, bedah pintas koroner, atau kejadian yang berhubungan dengan pembuluh darah. Namun, ada alternatif lain yang lebih mudah, yaitu dengan minum Nectura Juice, ramuan herbal yang telah dirposes dengan teknologi Jepang dan dipadukan dengan bahan-bahan herbal lainnya. Nectura dapat menurunkan resiko serangan jantung dan kolesterol jahat dalam tubuh.

Penyakit Jantung Koroner – Apa dan Siapa yang Beresiko Terkena

peringatan penyakit jantung koronerJantung berfugsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seperti organ tubuh yang lainnya, jantung juga dapat terserang oleh berbagai macam penyakit.

Pada saat terserang penyakit, maka kondisi tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik. Kadang kala kondisi ini bersifat akut dan memerlukan waktu yang lama untuk disembuhkan, karena prosesnya juga disebabkan oleh akumulasi kebiasaan maupun pola makan yang tidak sehat dalam waktu yang lama. Adanya berbagai gangguan serta penyakit juga dapat mempengaruhi kinerja jantung.

Penyakit jantung yang umum terjadi adalah jantung koroner yang mampu menyebabkan serangan jantung hingga kematian secara mendadak. Penyebab dari penyakit jantung kotoner adalah adanya penyempitan serta penyumbatan pembuluh arteri karena akumulasi serta penumpukan zat-zat lemak secara berlebihan pada lapisan dinding nadi pembuluh koroner.

Hal ini umunya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup yang kurang bergerak, merokok, hipertensi, serta kolesterol yang tinggi sehingga mempegaruhi pembentukan pembekuan darah. Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat sehingga mengganggu kinerja jantung untuk memompa darah yang akhirnya memicu terjadinya serangan jantung.

Selain itu ada juga penyakit yang lain yang disebabkan adanya kelainan bawaan atau sejak lahir seperti jantung yang tidak sempurna, kelainan pada katup jantung, serta lemahnya otot jantung, penyebab yang lainnya adalah bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada jantung.

Jantung merupakan organ yang berupa otot, berbentuk kerucut, memiliki rongga serta dengan basisnya di atas dan puncaknya berada di bawah. Puncak atau apex miring ke sebelah kiri. Memiliki berat sekitar 300 g. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien , maka otot-otot jantung, rongga atas serta rongga bagian bawah haruslah berkontraksi secara bergantian. Laju denyut jantung atau kerja pokpa ini dikendalikan secara alamiah oleh suatu pengatur irama.

Pengatur irama ini terdiri dari sekumpulan nodus sinotrialis, yang terletak pada bagian dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditrasmisikan oleh nodus sinotrialis ke kedua serambi akan membuat keduanya dapat berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini kemudian akan diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang nanti pada gilirannya akan membuat bilik-bilik tersebut berkontraksi secara serentak juga.

Periode kontraksi ini umumnya disebut systole. Selanjutnya periode ini akan diikuti dengan sebuah relaksasi pendek sekitar 0,4 detik yang biasa disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang.

Nodus sinotrialus akan menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini pada setiap menit, pada saat jantung sedang santai.

Produksi impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian pada sistem saraf yang disebut sistem saraf otonom, yang dapat bekerja diluar keinginan kita.

Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi pada otot jantung berirama yang biasa disebut denyut jantung.

Beberapa faktor resiko terserang penyakit jantung koroner, adalah:

  • Umur 45 tahun pada pria

Sangatlah penting sekali bagi pria untuk menyadari suatu kerentanan pada mereka serta mengambil tindakan yang positif untuk mencegah munculnya penyakit jantung.

  • Umur 55 tahun atau telah mengalami menopause dini pada wanita

Wanita yang mengalami menopause dini sebagai suatu akibat dari operasi serta wanita yang berumur 55 tahun, juga diwajibkan untuk menjaga kesehatan tubuh serta organ jantungnya.

  • Riwayat kesehatan keluarga

Riwayat serangan jantung yang pernah dialami oleh salah satu anggota dalam sebuah keluarga seringkali merupakan suatu akibat dari profil kolesterol yang bersifat abnormal.

  • Diabetes

Mayoritas pengidap diabetes yang meninggal, bukanlah disebabkan karena adanya peningkatan level pada kadar gula dalam darahnya, namun lebih disebabkan karena kondisi komplikasi pada jantung mereka.

  • Rokok

Resiko serangan penyakit jantung pada seorang perokok setara dengan resiko serangan jantung pada individu yang memiliki kelebihan berat badan sekitar 100 pon. Sebenarnya memang tidak mungkin untuk menyamakan keduanya. Salah satu teori yang lebih masuk akal adalah karena racun pada rokok yang masuk dalam tubuh akan mempengaruhi kesehatan seluruh organ di dalam tubuh manusia.

  • Hipertensi

Hipertensi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit mengerikan termasuk dapat juga mengakibatkan gagal jantung, maupun penyempitan pembuluh darah jantung serta juga dapat menyebabkan serangan jantung.

  • Obesitas

Obesitas khususnya obesitas sentral ditandai dengan perut yang buncit adalah bentuk dari kegemukan. Meskipun orang yang gemuk memiliki kecenderungan akan resiko penyakit jantung, terlebih lagi orang yang mengalami obesitas sentral.

  • Gaya hidup

Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab itama dari penyakit jantung serta menggantinya dengan beraneka kegiatan fisik, dungguh merupakan sesuatu langkah yang paling radikal yang dapat diambil.

  • Stress.

Telah banyak sekali penelitian yang telah menunjukkan bahwa ketika seseorang menghadapi situasi yang sangat menegangkan, dapat menyebabkan terjadinya arithmias jantung. Hal ini terjadi karena sistem listrik yang berjalan secara cepat dan kacau pada bagian jantung, sehingga sangat membahayakan jiwa.