Manfaat Lalapan

lalapan murah sehat

Menyantap nasi hangat dengan lauk seadanya ditambah dengan sambal dan lalapan, merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Lalapan adalah teman sehari-hari yang seringkali ditambahkan untuk menambah kenikmatan dalam menyantap makanan. Walaupun terlihat sepele, namun lalapan juga sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Memang tidak semua orang menyukainya. Mayoritas orang Jawa serta orang Sunda yang dapat dikatakan suka sekali dengan lalapan.

Lalapan terdiri dari berbagai macam jenis sayuran, memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain harganya yang relatif murah juga kaya akan zat antioksidan. Senyawa antioksidan alami ini bisa berupa flavonoid, tokoferol, asam fenolat, alkaloid, turunan klorofil, asam amino, amina, serta golongan karotenoid seperti asam askorbat.

Berikut ini adalah beberapa jenis sayuran yang biasa dijadikan lalapan yang mengandung antioksidan alami yang mudah kita jumpai disekitar kita yang dapat kita tambahkan dalam menu makan sehari-hari, seperti:

  • Katuk

Dengan nama ilmiah Sauropus androgynus merupakan tanaman berdaun kecil dan sering dijadikan pagar rumah. Manfaatnya selain dapat menambah produksi ASI, juga mengandung flavonoid  yang cukup tinggi.

  • Kenikir

Dengan nama ilmiah Cosmos caudatus merupakan pohon berbunga warna warni yang cantik yang juga kaya akan kandungan flavonoid serta fenol.

  • Kedondong cina

Dengan nama ilmiah Polyscias pinnata, memiliki pohonnya yang mudah ditanam sehingga sering dijadikan tanaman hias dan cepat sekali berbuah . daunnya sering direbus untuk dijadikan lalapan. Daunnya juga kaya akan kandungan flavonoid

  • Beluntas

Nama ilmiahnya Pluchea indica, merupakan tanaman perdu yang juga sering dijadikan pagar serta bahan jamu tradisional. Mengandung fenol serta dapat mengusir bau badan.

  • Mangkokan

Dengan nama ilmiah Nothopanax scutellarium, merupakan daun yang sering digunakan untuk memperindah rambut serta dapat dikonsumsi. Daun mangkokan juga mengandung fenol yang bersifat antioksidan alami.

  • Kecombrang

Nama ilmiahnya Nicolaia speciosa Horan, sering disebut honje, kincung, asam cekala maupun siantan. Rasanya agak asam segar. Kecombrang dapat menghilangkan bau badan, memperbanyak produksi ASI serta membersihkan darah dalam kandungan. Daunnya mengandung antioksidan yang tinggi, namun yang paling sering digunakan dalam kuliner adalah bunganya baik yang sudah mekar maupun yang masih kuncup.

  • Kemangi

Nama ilmiahnya Ocimum sanctum, tanaman perdu beraroma yang khas ini mengandung antioksidan serta provitamin A yang kaya. Kemangi juga kaya akan mineral, kalsium serta fosfor. Kemangi dapat mengatasi gangguan kepala, demam, gangguan saluran hidung, gangguan pencernaan, migrain, sakit telinga, gangguan otot, bahkan gangguan saraf, serta insomnia.

  • Pegagan atau antanan

Dengan nama ilmiah Cantela asiatica, merupakan tumbuhan liar yang umumnya tumbuh di perkebunan, tepi jalan, maupun di pematang sawah. Selain mengandung antioksidan juga kaya akan kalium, mineral, kalsium, magnesium, serta zat besi. Tanaman ini juga dapat mengobati sakit kulit, gangguan saraf serta memperbaiki, membersihkan serta melancarkan sirkulasi darah, diuretik, penurun panas, menghentikan pendarahan, meningkatkan saraf memori, tonik, antibakteri, antiinflamasi, hipotensi, antilaergi, serta stimulan. Juga dapat mencegah salah urat, meningkatkan daya ingat dan stamina serta menurunkan depresi serta stres.

  • Poh-pohan

Tumbuhan dengan nama ilmiah Pilea trinervia merupakan tumbuhan yang cantik dengan bunga berwarna kuning dan juga mengandung akntioksidan yang cukup tinggi, serta mengandung kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B1, dan C

  • Daun ginseng

Dengan nama latin Talinum paniculatum, selain mengandung flavonoid, tanaman yang biasa disebut som Jawa ini juga memiliki kandungan saponin serta tanin. Daun dan akarnya telah dipercaya untuk meningkatkan stamina. Daunnya juga mengandung vitamin A, serat dan juga berbagai macam mineral yang penting untuk tubuh kita.

  • Krokot

Tumbuhan dengan nama ilmiah Portulaca oleracea mengandung flavonoid yang rendah, namun memiliki KCI, KSO4, tanin, niasin, saponin, vitamin A, B  dan C , noradrenalin, serta dopamin. Krokot telah dikenal secara luas sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan diare, disentri, radang usus buntu akut, radang payudara, wasir berdarah, reumatik, keputihan, gangguan saluran air seni, hepatitis, cacingan serta sesak napas.

Asparagus Untuk Penderita Diabetes

asparagus sayuran anti diabetes

Diabetes tidak hanya menyerang orang yang berusia tua, dengan adanya pola hidup di jaman modern ini banyak  anak-anak serta remaja juga mengalami penyakit ini. Banyak pengidap diabetes yang tidak menyadari bahwa telah memiliki gejala-gejalanya seperti cepat lelah, haus yang berlebihan, sering buang air kecil, sariawan yang terjadi berulang-ulang serta luka yang sulit sekali sembuh.

Kuliner dengan memilih makanan yang tepat, dapat memberikan manfaat yang besar untuk mengatasi masalah kesehatan pada manusia. Salah satu sayuran yang dapat dipakai sebagai senjata untuk memeragi diabetes adalah asparagus.

Kondisi gula datah yang tetap terkendali secara stabil dapat mempengaruhi produksi insulin, yaitu hormon yang membantu penyerapan glukosa pada tubuh kita. Sayuran dengan rasa yang ringan sepertinya memilki peranan yang penting dalam upaya mengurangi terjadinya diabetes.

Sekitar 90% kasus diabetes terjadi karena berkembangnya penyakit diabetes tipe 2. Di Inggris sendiri mengalami peningkatan sekitar 2,5 hingga 4 juta jiwa yang menderita diabetes .

Asparagus rendah kalori, rendah sodium serta tidak mengandung kolesterol. Selain itu asparagus juga mengandung vitamin A, B6, C, E, K, kalsium, magnesium, seng, serat, protein, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, zat besi, fosfor, kalium, tembaga, selenium serta mangan. Juga kaya akan asam amino yang disebut asparagines.

Kandungan seratnya yang tinggi dapat mengikat zat-zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Serta juga membantu memperlancar proses pencernaan sehingga bebas dari sembelit atau susah buang air besar.

Asparagus memiliki sifat diuretik yang berfungsi untuk memperlancar buah air kecil. Hal itu disebabkan adanya asam amino asparagines yang merangsang ginjal untuk membuang sisa-sa metabolisme tubuh yang dapat menjadi racun bagi tubuh kita bila tidak dikeluarkan.

Asparagus juga dipercaya mampu meningkatkan peredaran darah serta membantu melepaskan lemak jahat yang ada pada dinding pembuluh darah. Juga baik untuk yang mengidap jerawat, menderita eksim, gangguan ginjal serta gangguan prostat.

Selain itu asparagus juga mampu memperbaiki sistem kardiovaskular dengan cata memperkuat fungsi organ hati, memperbaiki aliran darah, mencegah berbagai macam penyempitan pada pembuluh darah, serta dapat memperkuat pembuluh darah.

Selain mengkonsumsi asparagus, para peneliti juga menyarankan kepada para pengidap diabetes untuk memperbanyak konsumsi sayuran yang lain seperti bayam serta brokoli. Sebab sayuran ini juga mengandung antioksidan yang juga erat kaitannya dengan kontrol gula darah.

Sayuran Yang Baik Untuk Penderita Diabetes

sayuran yang baik untuk penderita diabetes kencing manis
sayuran yang baik untuk penderita diabetes kencing manis

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk tetap mempertahankan kesehatan kita. Salah satunya adalah selalu mengkonsumsi sayur-sayuran yang kaya akan serat serta banyak manfaat untuk kita. Bagi penderita diabetes (kencing manis) menghindari konsumsi makanan yang mengandung gula tinggi saja tidaklah cukup. Asupan sayuran akan sangat membantu dalam meningkatkan taraf kesehatan bagi penderita diabetes.

Berikut ini adalah daftar sayur/buah yang baik untuk dikonsumsi apabila anda mengidap diabetes.

Kentang

Kentang merupakan makanan yang baik untuk kesehatan, dan dapat dijadikan alternatif pengganti nasi. Hanya saja anda harus lebih berhati-hati saat mengkonsumsi kentang, yaitu jangan mengkonsumsi kentang ditemani dengan jenis makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi.  Kentang relatif rendah kadar glikemik indeks nya, memiliki cukup serat, serta dapat menyediakan banyak nutrisi sehingga bagus untuk tubuh

Tomat

Tomat tidak mengandung zat tepung, serta mengandung lycopene yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kita. Tomat dapat dikonsumsi dengan berbagai macam cara yang anda sukai, baik dimasak maupun mentah. Cukup masukkan tomat ke dalam menu makan anda sehari-hari, untuk mendapatkan manfaatnya.

Asparagus

Asparagus mengandung kalori serta karbohidrat yang relatif rendah. Maka cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes yang masuk kategori hiperglikemia atau memiliki kadar gula yang tinggi dalam darah, serta orang yang sedang menjalani diet rendah kalori. Mengkonsumsi asparagus tidak akan menaikkan nilai kadar gula darah anda, serta memiliki banyak vitamin yaitu vitamin B3 dan B9 atau yang lebih dikenal dengan nama folat. Vitamin B3 memiliki beberapa fungsi yaitu, untuk menjaga kestabilan kadar gula dalam darah, menyerap lemak, menurunkan kolesterol, serta menjaga keseimbangan genetis sel-sel tubuh.

Bawang Bombai

Bila anda memiliki kadar gula dan kolesterol yang melebihi batas normal, anda bisa mencoba mengkonsumsi bawang bombai secara rutin untuk menurunkannya. Bawang juga bagus untuk menjaga kesehatan kardiovaskular anda. Sehingga sangat baik untuk menjaga kestabilan gula darah dan kolesterol dalam tubuh kita.

Beligo

Umumnya, beligo digunakan sebagai obat penurun demam, mengobati radang pada tenggorokan serta untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Dalam sebuah percobaan telah terbukti bahwa beligo mampu menurunkan kadar gula pada pasien diabetes. Menurunnya kadar gula dikarenakan adanya penurunan karbohidrat yang di serap oleh tubuh. Beligo mampu menyerap dan mengikat karbohidrat dengan seratnya serta dapat meningkatkan aktivitas insulin di dalam tubuh kita.

Brokoli

Dengan mengkonsumsi brokoli, anda akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Selain memiliki serat yang nantinya akan mengurangi asupan gula dalam darah, brokoli juga mengandung kromium yang sangat efektif untuk menurunkan kadar gula dalam darah anda. Kromium adalah unsur mikro yang dapat bekerja secara aktif untuk menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah. Maka, dengan manambahkan brokoli dalam menu anda sehari-hari anda akan mendapatkan semua keuntungan dan manfaatnya yang bagus untuk anda.

Cabai

Para ahli gizi di dunia barat juga menggunakan cabai sebagai sarana untuk menurunkan kadar gula bagi para penderita diabetes. Cabai memiliki senyawa dihydrocapsaiscin atau biasa disebut DHC yang dapat menurunkan kadar gula darah. Senyawa ini mampu merangsang metabolisme karbohidrat sehingga jumlah gula yang diserap oleh tubuh tidak terlalu berlebihan.  Selain itu cabai juga dapat menurunkan kadar kolesterol serta dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh kita.

Kangkung

Kangkung merupakan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral. Kangkung kaya akan zat besi, kalsium serta riboflavindan juga vitamin yang memiliki peran sebagai antioksidan yaitu vitamin A dan C. kangkung mengandung karotenoid yaitu pigmen tumbuhan yang nantinya akan dirubah menjadi vitamin A. Selain itu kangkung memiliki efek antidiabetes yaitu dengan cara menyerap zat gula pada tubuh anda, sehingga akan menstabilkan kadar gula dalam darah anda.

Kembang Kol

Terkadang penderita diabetes memiliki keinginan untuk mengkonsumsi yang manis-manis. Ada alternatif lain yang dapat mengganti menu makanan yang mengandung gula, yaitu dengan cara menyantap sup kembang kol. Selain itu kembang kol memiliki vitamin B1, B3, B5, B6, B9 serta vitamin K. berbagai vitamin itu memiliki peranan yang sangat penting dalam proses metabolisme lemak, protein dan karbohidrat.

Kubis

Orang yang suka mengkonsumsi kubis pada umumnya memiliki kadar gula yang relatif normal. Sebab kubis memiliki sulfur yang memiliki aktivitas yang serupa dengan insulin. Unsur sulfur juga memiliki kemapuan dapat memperpanjang alur penyerapan dan bahkan dapat  menghambat penyerapan dektrosa. Dengan cara itu maka gula tidak akan terserap oleh tubuh sehingga tidak menyebabkan adanya peningkatan kadar gula darah. Hal ini tentu membuat kubis sangat bagus sekali untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes maupun hiperglikemia.

Oyong

Oyong sering kali digunakan untuk mengobati diabetes. Selain diolah menjadi sayur, ekstrak buah oyong yang tua dapat digunakan sebagai terapi pengobatan alami untuk menurunkan kadar gula darah. Kemampuan oyong sebagai antidiabetes telah diuji secara ilmiah. Bagian yang mengandung zat kimia alami yang bersifat antidiabetes adalah bijinya. Biji oyong mampu menurunkan kadar gula darah. Anda tidak perlu repot-repot untuk mengekstrak biji oyong. Cukup masukkan oyong kedalam sayuran atau sup agar anda bisa mendapatkan manfaatnya.

Wortel

Mayoritas penderita diabetes merasa khawatir untuk mengkonsumsi wortel. Konsumsilah wortel dalam jmlah yang cukup. Konsumsi wortel tidak memberikan efek yang berbahaya bagi penderita diabetes. Serat yang dimiliki wortel akan mengimbangi gula yang banyak dalam tubuh kita, sehingga memperlancar pencernaan serta tidak akan terjadi penimbunan gula dalam darah. Wortel memiliki karotenoid yang justru dapat menurunkan kadar gula dalam darah anda.

Zukini

Zukini juga kaya akan betakaroten yang mampu menurunkan kadar gula dalam darah anda. Sehingga cocok untuk para penderita diabetes. Dalam penelitian disebutkan bahwa betakaroten akan meningkatkan resistensi hormon insulin sehingga dapat menurunkan kadar gula dalam darah.  Selain itu betakaroten juga dapat mencegah inflamasi. Sehingga zukini juga sangat berguna bagi penderita asma serta osteoarthritis yang disebabkan karena adanya inflamasi. Zukini juga memiliki vitamin C yang jika bergabung dengan betakaroten akan bekerja sebagai antioksidan yang bagus untuk tubuh kita.